Kunjungan Edukasi Moderasi Beragama di Desa Balun, Kampung Harmoni Lamongan

Berita Kegiatan Kokurikuler MA Ma’arif Almuhtadi

Kunjungan Edukasi Moderasi Beragama di Desa Balun, Kampung Harmoni Lamongan

Lamongan, 05 Februari 2026
Dalam rangka penguatan program Kokurikuler bertema “Moderasi Beragama”, siswa-siswi MA Ma’arif Almuhtadi Sendangagung melaksanakan kunjungan edukatif ke Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, yang dikenal luas sebagai Desa Pancasila atau Kampung Harmoni.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, hidup berdampingan dalam keberagaman agama, serta penguatan karakter moderat bagi peserta didik melalui pembelajaran kontekstual langsung di masyarakat.

Rombongan siswa didampingi oleh dewan guru dan panitia kokurikuler. Turut hadir memberikan dukungan dan motivasi:

  • Bapak Imam Fadli – Anggota DPRD Kabupaten Lamongan
  • Bapak Zainal Muttaqin – Perwakilan Kemenag Kabupaten Lamongan sekaligus Pengawas Binaan MA Ma’arif Almuhtadi

 Pembelajaran Langsung di Kampung Moderasi

Desa Balun dipilih sebagai lokasi kunjungan karena menjadi contoh nyata kehidupan harmonis masyarakat Muslim, Kristen, dan Hindu yang hidup berdampingan. Rumah ibadah berdiri berdekatan dan aktivitas sosial dilakukan secara gotong royong tanpa membedakan keyakinan.

Siswa mengikuti beberapa agenda kegiatan, di antaranya:

  • Observasi lingkungan sosial dan budaya masyarakat
  • Dialog lintas agama dengan tokoh masyarakat setempat
  • Diskusi kelompok tentang praktik moderasi beragama
  • Refleksi nilai-nilai toleransi dan kebangsaan
  • Dokumentasi dan penyusunan laporan hasil kunjungan

Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak memahami bahwa perbedaan bukan alasan perpecahan, melainkan kekuatan untuk persatuan bangsa.

 Sambutan Tokoh

Dalam sambutannya, Bapak Imam Fadli menyampaikan apresiasi atas inisiatif madrasah.

“Desa Balun adalah contoh nyata bahwa toleransi bukan sekadar teori, tetapi praktik kehidupan sehari-hari. Saya berharap siswa MA Ma’arif Almuhtadi dapat membawa nilai-nilai harmoni ini ke lingkungan sekolah dan masyarakat.”

Sementara itu, Bapak Zainal Muttaqin menegaskan pentingnya pendidikan moderasi beragama sejak dini.

“Madrasah memiliki peran strategis membentuk generasi yang inklusif, santun, dan cinta damai. Kegiatan kokurikuler seperti ini sangat relevan untuk membangun karakter pelajar rahmatan lil ‘alamin.”

Antusiasme Peserta Didik

Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Banyak di antara mereka mengaku mendapatkan pengalaman baru tentang makna persaudaraan lintas iman.

Salah satu peserta menyampaikan bahwa kunjungan ini membuatnya lebih memahami arti hidup rukun dalam keberagaman dan pentingnya menjaga persatuan bangsa.

Penutup

Kegiatan kunjungan ini menjadi wujud nyata implementasi Kurikulum Kokurikuler MA Ma’arif Almuhtadi yang mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pengalaman sosial kemasyarakatan. Diharapkan, pengalaman ini mampu membentuk peserta didik menjadi generasi yang religius, toleran, berwawasan kebangsaan, dan berakhlak mulia.

Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, MA Ma’arif Almuhtadi terus berkomitmen mencetak pelajar yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara sosial dan spiritual.

Reporter: Humas MA Ma’arif Almuhtadi
Sendangagung – Paciran – Lamongan